Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 November 2014

Dekat Tak Terucap


Bahkan malam jadi saksi jemari dalam obrolan
Meski Sedikit terucap namun begitu berkesan
Bahkan siang pun jadi saksi jemari dalam pesan
Seakan semangat jiwa bak Gemuruh Petasan

Kau yang Jauh,
Meski dekat tetap saja terasa jauh
Meski berhadap tetap saja terasa keluh
Meski bertemu tetap saja diam terpaku

Entah mengapa dekat tak terucap
Bagai merah tak lagi mendekap
Hingga semangat terasa terlelap
Bahkan kalimat tak lagi gemerlap..

Beginikah kisah Sang Reinkarnasi
Bertahun tahun tetap saja tak berkasih
Bahkan disanakah kisah indah berorganisasi
Hingga inikah arti Kehidupan Birokrasi

Kamis, 04 April 2013

Menyadari Perubahan

 Menyadari Perubahan

Malam yang penuh dg Cahaya
Mengapa Hati kian Payah
Seakan hidup di dunia Maya
mengeluhkan hidup yang kian tak Berdaya

Hidup itu kadang terasa tak adil
Hingga perubahan pun ikut andil
Hati terasa tak cukup stabil
seakan diri tak sepandai kancil

sungguh aku ragu dengan kehidupannku
yang tak sebanding dengan perjuanganku
kadang hasil tak seimbang dengan prosesku
hingga hati pun berubah dan juga pikiranku

Air mataku tiba-tiba menetes membasahi pipi
Aku pun tahu ini sebuah ujian yang rapi
untuk menguji seberapa besar kesabaran hati
seberapa besar kesetiaan pada Sang Pencipta diri

Ahhh....
Aku harus menjadi insan yang berguna
dengan kesabaran dan kesetiaannya
kepada Sang Pencipta Cinta
Allah Azza Wajalla..

Minggu, 03 Februari 2013

UntukMu dari Sang Pengagum

UntukMu dari Sang Pengagum

KepadaMu ku kirimkan salam terindah,
Salam sejahtera para penghuni surga,
Salam yang harumnya melebihi kesturi,
Sejuknya melebihi embun Pagi,

KepadaMu ku Kirim Cinta yang terindah,
Cinta hangat sehangat sinar Mentari,
Cinta Suci sesuci air Zamzam,
yang jika diteguk akan menghilangkan dahaga,

KepadaMu..
Salam Cinta dan Kasih,
yang tiada pernah pudar dan Berubah
dalam segala musim dan peristiwa

Aku Memilih Mencintaimu


Aku Memilih Mencintaimu...

Senandung kata syukur Kpd Sang Khaliq krn telah Memberikan kalian unkqu
Dua Manusia yang sllu menebar Cinta.y kpdku
Kasih sayang sejati yg tak tertandingi oleh Tinggi.y Gunung
Dan panjang sUngai Nil serta Luas.y Benua Asia


Kau selalu indah dimataku
Bercahaya mnyinari hidupku
Dengan Lantunan Dawai-dawai Cinta,
ku kan selalu mengabdi padamu


karena Aku kan selalu memilih unk Mencintaimu...
Ibu bapakku....